in

Pentas PAI SD 2026 Jadi Ajang Pencarian Talenta Islami, 42 Kecamatan di Garut Adu Prestasi Menuju Tingkat Provinsi

Garutexpo.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Garut kembali menggelar Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (PENTAS PAI) Sekolah Dasar Tahun 2026 sebagai wadah pengembangan bakat, minat, serta potensi peserta didik di bidang keagamaan. Kegiatan ini diikuti oleh para juara terbaik dari 42 kecamatan se-Kabupaten Garut yang siap berkompetisi untuk meraih tiket menuju tingkat Provinsi Jawa Barat.

Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Ai Sadidah, mengatakan bahwa PENTAS PAI merupakan bagian dari rangkaian Ajang Talenta Tahun 2026 yang diselenggarakan untuk memberikan ruang bagi siswa dalam mengembangkan kemampuan akademik maupun non-akademik.

Menurutnya, sebelum pelaksanaan PENTAS PAI, Dinas Pendidikan telah lebih dahulu menyelenggarakan berbagai ajang talenta lainnya seperti Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N), Lomba Cerdas Cermat (LCC), serta kegiatan Life Skill. Dalam waktu dekat, juga akan dilaksanakan Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), dan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI).

“PENTAS PAI ini merupakan salah satu rangkaian dari Ajang Talenta Tahun 2026. Sebelumnya sudah dilaksanakan FLS3N, LCC, dan Life Skill. Setelah ini akan ada OSN, O2SN, serta Festival Tunas Bahasa Ibu. Hari ini kita melaksanakan PENTAS PAI sebagai wadah pengembangan kreativitas dan seni Pendidikan Agama Islam bagi siswa SD,” ujar Ai Sadidah, saat di konfirmasi awak media di kompleks Al Musadadiyah, Sabtu, 30 Mei 2026.

Ia menjelaskan, peserta yang tampil pada tingkat kabupaten merupakan juara pertama hasil seleksi di tingkat kecamatan masing-masing. Dengan demikian, seluruh peserta yang hadir merupakan siswa-siswa terbaik dari 42 kecamatan di Kabupaten Garut.

“Tingkat kabupaten ini diikuti oleh juara satu dari setiap kecamatan. Mereka adalah siswa terbaik yang telah lolos seleksi di tingkat kecamatan dan sekarang berkompetisi untuk menjadi wakil Kabupaten Garut di tingkat provinsi,” katanya.

Tahun 2026, PENTAS PAI SD mempertandingkan sembilan cabang lomba, yaitu Lomba Cerdas Cermat PAI (LCC PAI), Lomba Da’i Cilik (LDC), Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ), Lomba Kaligrafi Islami (LKI), Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Lomba Praktik Shalat Berjamaah (LPSB), Lomba Seni Qasidah Rebana (LSQR), Lomba Praktik Adzan (LPA), serta Bintang Vokalis Religi (BVR).

Cabang lomba tersebut terdiri atas kategori perorangan maupun beregu. Untuk kategori beregu terdapat Lomba Cerdas Cermat PAI, Lomba Praktik Shalat Berjamaah, dan Seni Qasidah Rebana. Sementara kategori perorangan meliputi MTQ, MHQ, Kaligrafi Islami, Da’i Cilik, Adzan, dan cabang lainnya yang disesuaikan dengan ketentuan pelaksanaan tahun ini.

Ai Sadidah menegaskan bahwa para juara pertama tingkat kabupaten nantinya akan menjadi utusan resmi Kabupaten Garut pada ajang PENTAS PAI tingkat Provinsi Jawa Barat yang dijadwalkan berlangsung pada 16–17 Juli 2026 di Bekasi.

“Juara satu tingkat kabupaten akan mewakili Kabupaten Garut pada PENTAS PAI tingkat Provinsi Jawa Barat yang akan dilaksanakan pada tanggal 16 sampai 17 Juli 2026 di Bekasi. Mudah-mudahan para juara dari Garut dapat memberikan penampilan terbaiknya dan bisa melaju hingga tingkat nasional,” ungkapnya.

Lebih jauh, Ai Sadidah berharap pelaksanaan PENTAS PAI tidak hanya dipandang sebagai ajang kompetisi semata, melainkan menjadi sarana strategis dalam menggali dan mengembangkan potensi peserta didik sejak dini.

Menurutnya, pendidikan yang berkualitas harus mampu memberikan ruang bagi seluruh potensi siswa, baik yang berorientasi akademik maupun non-akademik.

“Harapan kami, PENTAS PAI ini bukan sekadar lomba. Semua ajang talenta yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan bertujuan untuk mengoptimalkan penggalian bakat, minat, dan potensi peserta didik. Tidak semua siswa unggul di bidang akademik. Karena itu, potensi non-akademik juga harus mendapatkan ruang dan fasilitas yang sama agar bisa berkembang secara maksimal,” jelasnya.

Melalui ajang ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Garut berharap lahir generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter religius, berakhlak mulia, kreatif, dan mampu menjadi kebanggaan daerah hingga tingkat nasional. Dengan semangat kompetisi yang sehat dan nilai-nilai keislaman yang kuat, PENTAS PAI 2026 diharapkan menjadi momentum lahirnya talenta-talenta terbaik Garut untuk masa depan.(*)

Ditulis oleh Kang Zey

Nama Baik Diduga Dicemarkan, Wartawan Garut Tunjuk Tiga Pengacara dan Siap Tempuh Jalur Hukum