Garutexpo.com – Kabar baik bagi calon peserta didik yang belum berhasil lolos ke SMA atau SMK negeri di Jawa Barat. Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan tidak akan membiarkan mereka kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan.
Sebanyak 1.015 sekolah swasta resmi menjalin kerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat untuk menerima siswa yang belum terakomodasi dalam proses Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB).
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan, langkah tersebut merupakan bukti bahwa sekolah swasta siap menjadi mitra pemerintah dalam memastikan seluruh anak di Jawa Barat tetap mendapatkan hak pendidikan.
“Sudah ada mitra Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Dinas Pendidikan untuk menyalurkan 70.000 hingga 80.000 siswa yang terdata di PCMB,” ujar Dedi Mulyadi,” Senin, 22 Juni 2026.
Tak hanya menyediakan sekolah tujuan, Pemprov Jawa Barat juga menyiapkan beasiswa senilai Rp2,7 juta bagi setiap siswa yang diterima melalui skema tersebut.
Dana beasiswa akan langsung ditransfer ke pihak sekolah sesuai jumlah siswa yang tercatat. Rinciannya meliputi Rp1,5 juta untuk Dana Sumbangan Pendidikan (DSP) dan Rp1,2 juta untuk pembayaran SPP selama satu tahun, atau setara Rp100 ribu per bulan.
Namun, bantuan tersebut tidak diberikan tanpa syarat:
Dedi Mulyadi menegaskan bahwa penerima beasiswa wajib memiliki perilaku yang baik, menaati norma, serta mematuhi seluruh aturan yang berlaku di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Ia bahkan menyampaikan bahwa kebiasaan merokok menjadi salah satu perilaku yang dinilai tidak layak mendapat subsidi dari negara.
“Orang yang disubsidi itu kan orang yang betul-betul orang yang baik dong. Masa negara memberikan subsidi pada orang yang tidak baik? Misalnya, dia merokok, disubsidi, tidak cocok. Ya bayar sendiri aja kalau sudah merokok,” tegas Dedi.
Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memastikan tidak ada anak yang putus sekolah akibat tidak diterima di sekolah negeri. Di sisi lain, pemerintah juga ingin membangun karakter peserta didik melalui pemberian bantuan pendidikan yang disertai tanggung jawab untuk menjaga perilaku dan kedisiplinan.
Dengan dukungan lebih dari seribu sekolah swasta serta skema beasiswa tersebut, puluhan ribu calon siswa diharapkan tetap dapat melanjutkan pendidikan pada tahun ajaran baru tanpa terkendala biaya.(*)


