in

Libur Sekolah Bikin Puncak Sagara Berkah! Kunjungan Naik 250 Persen, Turis China hingga Jerman Mulai Berburu Pesona Alam Garut

Garutexpo.com – Musim libur sekolah membawa berkah bagi sektor pariwisata di Kabupaten Garut. Salah satu destinasi yang tengah mencuri perhatian adalah Puncak Sagara di Desa Tenjonagara, Kecamatan Sucinaraja. Objek wisata alam yang berada di ketinggian 2.132 meter di atas permukaan laut (MDPL) ini mengalami lonjakan kunjungan wisatawan hingga 250 persen, sekaligus mulai dilirik wisatawan mancanegara.

Hamparan panorama pegunungan yang memukau, udara pegunungan yang sejuk, lautan awan, hingga pengalaman camping dan pendakian menjadi daya tarik utama yang membuat Puncak Sagara semakin populer di kalangan pecinta alam.

Ketua Pengelola Puncak Sagara, Yana Mulyana, mengungkapkan bahwa selama musim libur sekolah jumlah wisatawan meningkat sangat signifikan dibandingkan hari biasa.

“Alhamdulillah, selama musim libur sekolah terjadi peningkatan kunjungan yang cukup tinggi. Pada hari biasa di luar akhir pekan sekitar 20 orang, sedangkan saat libur sekolah bisa mencapai sekitar 70 orang per hari,” kata yana, Ahad, 5 Juli 2026.

Menurut Yana, meningkatnya jumlah pengunjung tidak lepas dari semakin luasnya promosi melalui media sosial serta rekomendasi para pendaki yang telah lebih dahulu menikmati keindahan Puncak Sagara.

Selain itu, kondisi cuaca yang relatif cerah sepanjang bulan ini turut menjadi faktor pendukung. Wisatawan dapat menikmati panorama pegunungan yang terbentang luas, lautan awan yang memanjakan mata, hingga pemandangan Kawah Talaga Bodas dari sejumlah titik di kawasan Puncak Sagara.

Tak hanya menarik minat wisatawan domestik, destinasi ini juga mulai dikenal wisatawan asing. Dalam beberapa waktu terakhir, pengelola mencatat kedatangan turis asal China, Jerman, dan Polandia yang sengaja datang untuk menikmati keindahan alam sekaligus merasakan sensasi pendakian di kawasan tersebut.

“Hal ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan, menjaga keamanan pengunjung, dan mempertahankan kelestarian alam yang menjadi daya tarik utama Puncak Sagara,” tambah Yana.

Untuk menunjang kenyamanan wisatawan, pengelola telah melengkapi kawasan wisata dengan berbagai fasilitas, seperti area parkir, toilet, mushala, gazebo, tempat istirahat, warung kuliner, area camping, pusat informasi, hingga petugas pelayanan yang siap membantu para pengunjung.

Di sisi lain, aspek keselamatan dan kelestarian lingkungan juga menjadi perhatian utama. Pengelola menerapkan aturan pendakian yang wajib dipatuhi seluruh pengunjung, termasuk menjaga kebersihan kawasan serta membawa kembali sampah yang dihasilkan selama berada di lokasi wisata.

Yana mengajak seluruh wisatawan untuk ikut menjaga kelestarian alam agar keindahan Puncak Sagara tetap terpelihara bagi generasi mendatang.

“Kami mengajak seluruh wisatawan untuk bersama-sama menjaga kelestarian Puncak Sagara. Jangan merusak alam, jangan meninggalkan sampah, dan patuhi seluruh aturan yang telah ditetapkan. Keindahan alam ini merupakan aset bersama yang harus kita jaga,” tegasnya.

Melihat tren kunjungan yang terus meningkat, ditambah mulai berdatangannya wisatawan mancanegara serta fasilitas yang semakin lengkap, Puncak Sagara dinilai memiliki peluang besar menjadi salah satu ikon wisata alam unggulan Kabupaten Garut.

Dengan dukungan pengelola, masyarakat, dan pemerintah, kawasan ini diharapkan terus berkembang menjadi destinasi wisata berkelas yang mampu mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar, sekaligus tetap menjaga kelestarian alam yang menjadi kekuatan utamanya.***

Ditulis oleh Kang Zey

Dua Pelaku Pengeroyokan di Cisurupan Garut Resmi Ditahan Polisi

Ke Mana Sebenarnya Uang Pajak Mengalir? Ini Pembagian Pajak antara Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Kabupaten/Kota