in

KDM Minta Sekolah Swasta Buka Akses Pendidikan bagi Siswa Tak Lolos SPMB, Pemprov Jabar Siapkan Bantuan Rp2,7 Juta

Foto: KDM saat Apel Gabungan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Pemadam Kebakaran (Damkar) ke-107, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ke-76, dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) ke-65 tingkat Provinsi Jawa Barat di Alun-Alun Garut pada Rabu (24/6/2026).

Garutexpo.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) meminta sekolah swasta membuka akses pendidikan bagi murid dari keluarga ekonomi menengah ke bawah yang belum diterima di SMA/SMK negeri pada tahun ajaran 2026/2027.

Menurut Dedi, kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan sekolah swasta menjadi langkah penting agar tidak ada anak yang putus sekolah hanya karena tidak lolos Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.

Untuk mendukung program tersebut, Pemprov Jawa Barat telah menyiapkan bantuan biaya pendidikan sebesar Rp2,7 juta per siswa pada tahun pertama bagi murid yang melanjutkan pendidikan di sekolah swasta.

Dedi berharap yayasan sekolah swasta dapat menyambut baik kerja sama tersebut sehingga bantuan pemerintah benar-benar dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat.

“Jangan sampai gubernur dibikin dilema. Satu sisi menambah rombel di sekolah negeri tidak boleh, tetapi di sisi lain, sekolah swasta ditawari kerja sama dengan anggaran sekian tidak mau,” ujar Dedi Mulyadi, Jumat (19/6/2026).

Ia menegaskan, tanpa keterlibatan sekolah swasta, banyak anak dari keluarga kurang mampu yang tidak diterima di sekolah negeri berpotensi tidak dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA maupun SMK.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen memastikan seluruh anak memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan, tanpa memandang kondisi ekonomi keluarganya.

Dedi juga menyebutkan bahwa sebagian siswa dari keluarga mampu telah memilih bersekolah di sekolah swasta pada tahun ajaran 2026/2027. Sementara itu, siswa lain yang telah terpetakan dalam proses SPMB 2026 akan diarahkan ke sekolah sesuai hasil pemetaan pemerintah.

Melalui sinergi antara pemerintah dan sekolah swasta, Pemprov Jawa Barat berharap seluruh lulusan SMP tetap dapat melanjutkan pendidikan, sehingga tidak ada anak yang kehilangan masa depan akibat keterbatasan akses sekolah.

Sumber: Humas Diskominfo Jabar.

Ditulis oleh Kang Zey

Tak Lolos SMA/SMK Negeri? Jangan Putus Asa! Pemprov Jabar Siapkan Bantuan Rp2,7 Juta per Siswa untuk 78 Ribu Lulusan SMP