in

Jembatan Garuda Pameungpeuk Resmi Beroperasi, Pangkas Waktu Tempuh dan Buka Akses Warga

Foto: Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mendampingi kunjungan kerja Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih saat peresmian Jembatan Garuda di Kampung Cikopo, Desa Pameungpeuk, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Rabu (26/8/2026).

Garutexpo.com — Jembatan Garuda di Kampung Cikopo, Desa Pameungpeuk, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, resmi beroperasi setelah diresmikan dalam kunjungan kerja Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, Rabu (26/8/2026).

Peresmian tersebut turut dihadiri Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin. Kehadiran jembatan ini menjadi angin segar bagi masyarakat karena tidak hanya memperpendek akses antarwilayah, tetapi juga diharapkan mampu mendukung aktivitas warga di berbagai sektor.

Pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari program strategis Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah yang membutuhkan akses penghubung.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengapresiasi jajaran TNI yang telah merealisasikan pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, pembangunan infrastruktur di Kabupaten Garut memiliki tantangan tersendiri mengingat wilayahnya yang luas, terdiri atas 42 kecamatan, dengan jumlah penduduk sekitar 2,9 juta jiwa serta memiliki lebih dari 115 sungai.

“Sehingga menurut saya bahwa keputusan Panglima untuk memenuhi keinginan Pak Presiden Pak Prabowo untuk membangunkan jembatan merupakan sesuatu yang kami butuhkan,” ujar Abdusy Syakur.

Ia menegaskan, keberadaan Jembatan Garuda sangat penting karena menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan hingga aktivitas ekonomi.

“Apalagi jembatan ini merupakan jembatan yang membantu akses masyarakat, aspek pendidikan, aspek kesehatan, aspek ekonomi sehingga harapan kami jembatan ini akan sangat membantu dalam semua aspek kehidupan masyarakat,” katanya.

Abdusy Syakur juga berpesan kepada Pemerintah Desa Pameungpeuk bersama masyarakat agar menjaga dan merawat jembatan tersebut secara gotong royong. Menurutnya, fasilitas yang telah dibangun dengan kerja keras tersebut harus dipastikan tetap terpelihara agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

“Pak Kades nitip ya, ini jembatan ini dibuat dengan jerih payah yang menurut saya sangat hebat teman-teman Angkatan Darat, tolong dipelihara,” pesannya.

Sementara itu, Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih mengatakan, pembangunan Jembatan Garuda ditujukan untuk memangkas jarak sekaligus waktu tempuh masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Jika sebelumnya warga harus menempuh jalur memutar atau menggunakan moda transportasi lain untuk menyeberang, kini akses tersebut dapat dilalui dengan waktu sekitar dua menit.

“Alhamdulillah ini pemberian dari programnya Bapak Presiden, mudah-mudahan rakyat bisa menikmatinya. Kita selaku penerus di wilayah, Kodam, Korem, Kodim hanya melanjutkan dan membangun untuk masyarakat,” kata Kosasih.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan masyarakat setempat yang turut bergotong royong bersama prajurit TNI selama proses pembangunan berlangsung.

Dengan resmi beroperasinya Jembatan Garuda, masyarakat Pameungpeuk kini memiliki akses penghubung yang lebih cepat dan mudah. Kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan menjadi penggerak aktivitas ekonomi sekaligus memperlancar mobilitas warga menuju fasilitas pendidikan, kesehatan, dan berbagai kebutuhan lainnya.(*)

Ditulis oleh Kang Zey

Elf Selvia Terjun ke Jurang 25 Meter di Gunung Gelap Garut

Tiga Korban Laka Laut Pantai Karangpapak Ditemukan, Operasi SAR Resmi Berakhir