in

Tak Cukup Buang Sampah, KKN ITG 07 Ajak Warga Padasuka Mulai Memilah dari Rumah

Foto: KKN ITG 07 berbaur bersama warga Desa Padasuka, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, melalui kegiatan edukasi pemilahan sampah dari rumah.

Garutexpo.com — Persoalan sampah tidak cukup hanya diselesaikan dengan membuangnya ke tempat sampah. Kesadaran untuk memilah sampah sejak dari rumah menjadi langkah sederhana namun penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Semangat tersebut didorong mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Teknologi Garut (ITG) 07 di Desa Padasuka, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, melalui kegiatan edukasi pemilahan sampah dari rumah yang dilaksanakan pada 12 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN dalam meningkatkan pemahaman dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah secara tepat. Edukasi tidak hanya menitikberatkan pada persoalan kebersihan, tetapi juga mendorong perubahan kebiasaan agar pengelolaan sampah dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kegiatan itu, masyarakat diperkenalkan pada pentingnya melakukan pemilahan sampah sejak dari sumbernya. Sampah rumah tangga dapat dipisahkan berdasarkan karakteristiknya, seperti sampah organik, anorganik, dan residu.

Pemilahan sejak dari rumah dinilai dapat memberikan manfaat besar. Selain membantu memudahkan proses pengolahan, langkah tersebut juga dapat mengurangi pencampuran berbagai jenis sampah yang berpotensi menyulitkan proses pengelolaan berikutnya.

Mahasiswa KKN ITG 07 menyesuaikan materi edukasi dengan kondisi lingkungan dan kehidupan masyarakat Desa Padasuka. Pendekatan tersebut dilakukan agar informasi yang disampaikan tidak berhenti sebatas pengetahuan, tetapi dapat dipahami dan diterapkan secara sederhana dalam aktivitas sehari-hari.

Bagi mahasiswa, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan ke tengah masyarakat. Sementara bagi warga, edukasi diharapkan dapat membuka pemahaman bahwa persoalan sampah membutuhkan perubahan kebiasaan yang dimulai dari lingkungan terkecil, yakni rumah tangga.

Dalam konteks sosial, pengelolaan sampah juga dipandang sebagai tanggung jawab bersama. Kebersihan lingkungan tidak hanya bergantung pada satu pihak, tetapi membutuhkan keterlibatan keluarga, masyarakat, hingga lingkungan desa.

Melalui program tersebut, mahasiswa KKN ITG 07 Desa Padasuka berupaya membangun kesadaran kolektif agar masyarakat tidak sekadar membuang sampah, tetapi juga mengetahui jenis sampah serta memahami bagaimana sampah tersebut seharusnya dikelola.

Kegiatan edukasi ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun kebiasaan baru di tengah masyarakat. Sebab, perubahan tidak selalu harus dimulai melalui program besar. Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten dari tingkat rumah tangga justru dapat menjadi fondasi dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

Mahasiswa KKN ITG 07 berharap edukasi tersebut tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi. Pemahaman mengenai pemilahan sampah diharapkan dapat diterapkan secara nyata oleh masyarakat Desa Padasuka dan berkembang menjadi budaya hidup bersih, peduli lingkungan, serta bertanggung jawab.

Dengan memulai dari rumah, pengelolaan sampah di Desa Padasuka diharapkan tidak lagi sekadar persoalan membuang sampah, melainkan berkembang menjadi gerakan bersama untuk menjaga kebersihan dan kualitas lingkungan desa.

Ditulis oleh Kang Zey

Satpol PP Garut Tegaskan: PBG Harus Terbit Sebelum Bangunan Berdiri, Polemik Calon Gerai MR DIY Disorot