Garutexpo.com — Pemuda Akhir Zaman berencana melaporkan Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM) atas dugaan pembohongan publik terkait tragedi pesta rakyat makan gratis pada 18 Juli 2025 yang menelan tiga korban jiwa dan belasan korban luka-luka.
Hal tersebut disampaikan oleh Jajang Badruzaman atau yang akrab disapa Abah Muda, salah satu tokoh yang tergabung dalam Aliansi Umat Islam Garut. Dalam sebuah video yang viral di media sosial, Abah Muda menegaskan bahwa pihaknya menilai KDM telah memberikan informasi menyesatkan kepada masyarakat.
“Jangan sampai hukum ini hanya tajam ke bawah. Kita pernah merasakan hal itu terhadap guru kita, Al Habib Muhammad Rizieq Shihab, yang meskipun tidak melakukan kebohongan publik, tetap dihukum,” ujar Abah Muda dalam pernyataannya, Minggu malam, 20 Juli 2024.
Abah Muda menilai pernyataan KDM yang mengaku tidak mengetahui adanya pesta rakyat makan gratis dari 25 kabupaten bertolak belakang dengan fakta di lapangan.
Ia menyebut informasi tentang acara tersebut sudah tersebar luas melalui berbagai media, player, iklan, hingga meme yang memuat foto KDM dan jadwal acara.
“Kalau kita lihat, itu sudah terang benderang terpampang di agenda resmi, di player pada pukul 13.00 dengan foto KDM. Jadi kalau KDM bilang tidak tahu, ini sama saja membohongi rakyat Indonesia,” tegas Abah Muda.(*)


