Garutexpo.com – Puluhan pelajar tingkat SMP dan SMA di Kecamatan Banyuresmi terjaring razia saat kedapatan bolos sekolah dan asyik nongkrong di kawasan Pasar Banyuresmi, Selasa (21/4/2026).
Penertiban tersebut dilakukan jajaran Polsek Banyuresmi dalam Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), menyusul maraknya laporan terkait pelajar yang meninggalkan jam pelajaran dan berkeliaran di area publik.
Kapolsek Banyuresmi, Kompol Usep Heryaman, memimpin langsung operasi yang melibatkan Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta aparat Trantib Kecamatan Banyuresmi. Petugas menyisir sejumlah titik rawan, khususnya di area belakang dan sekitar Pasar Banyuresmi yang kerap dijadikan tempat berkumpul pelajar saat jam sekolah.
Dalam kegiatan tersebut, petugas mendapati sejumlah pelajar dari berbagai SMAN dan SMPN di Banyuresmi yang tidak mengikuti kegiatan belajar mengajar. Mereka langsung didata dan diberikan pembinaan di tempat sebagai bentuk peringatan sekaligus edukasi.
Tak hanya itu, petugas juga mengamankan dua unit sepeda motor yang digunakan para pelajar sebagai barang bukti. Kepada pelanggar, polisi memberikan surat tanda terima sebagai bagian dari proses penertiban.
Kapolsek Banyuresmi menegaskan, langkah ini merupakan upaya preventif untuk menekan potensi kenakalan remaja sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
“Penertiban ini bukan semata penindakan, tetapi juga bentuk edukasi agar para pelajar lebih disiplin dan tidak mengulangi perbuatannya,” ujar Usep.
Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dan pihak sekolah dalam melakukan pengawasan terhadap aktivitas pelajar, terutama saat jam belajar berlangsung.
Polsek Banyuresmi memastikan kegiatan serupa akan terus digelar secara berkala guna menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.***


