in

Lolos ke Final! Pasawahan Tumbangkan Sukatani, Official Soroti Keputusan Wasit Jelang Duel Penentu

Foto: Tim Voli Indoor Desa Pasawahan, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut.

Garutexpo.com — Tim voli putri Desa Pasawahan sukses mengamankan tiket ke partai final Liga Desa Voli Indoor Piala Bupati Garut 2026 setelah menumbangkan tim putri Desa Sukatani, Kecamatan Cilawu, pada laga semifinal, Senin, 7 September 2026.

Kemenangan tersebut membuat Pasawahan semakin dekat dengan ambisi merebut gelar juara. Namun, di balik keberhasilan melangkah ke partai puncak, kubu Pasawahan menyampaikan sejumlah catatan terkait jalannya pertandingan, terutama mengenai beberapa keputusan wasit.

Official Desa Pasawahan, Iyus, mengatakan secara umum pertandingan berlangsung kondusif. Meski demikian, ia mengaku ada beberapa keputusan wasit yang menurutnya perlu menjadi perhatian panitia.

“Ya kalau itu cukup kondusif, cuma ada satu dua dari keputusan wasit yang saya kurang setujui. Antara bola awut, bola nenep, itu tidak terlalu diperhatikan. Tolong diperhatikan buat panitia, wasit-wasitnya,” ujar Iyus saat di konfirmasi awak media seusai pertandingan tersebut, Senin, 7 September 2026

Menurutnya, dalam pertandingan yang berlangsung ketat, keputusan wasit pada setiap poin bisa memberikan pengaruh terhadap mental maupun permainan sebuah tim. Karena itu, ia meminta perangkat pertandingan lebih cermat agar keputusan yang diambil tidak menimbulkan kesan merugikan salah satu pihak.

“Jangan merugikan satu pihak. Kita kan sudah berjuang dari pertama, pengen juara. Kalau bisa diperbaiki, ya mohon diperbaiki. Perbaikan wasit itu cuma masukan buat panitia,” katanya.

Jadwal Pertandingan Juga Jadi Catatan

Tak hanya soal wasit, Iyus juga menyoroti jadwal pertandingan yang harus dijalani tim Pasawahan sejak sesi awal.

Menurut dia, kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri karena pemain membutuhkan waktu istirahat dan pemulihan yang cukup, terlebih setelah menjalani pertandingan dengan intensitas tinggi.

“Kita dekat mainnya dari jam pertama terus. Memang kita dekat, cuma kita juga pengen main jam kedua atau ketiga,” ungkapnya.

Iyus menyebut persoalan jadwal tersebut sebelumnya sudah dikomunikasikan kepada pihak panitia. Bahkan, head coach tim Pasawahan disebut telah menyampaikan langsung aspirasi tersebut.

“Sudah ada komunikasi. Head coach saya sudah komunikasi,” ujarnya.

Namun, Iyus mengaku komunikasi yang telah dilakukan belum mendapatkan respons seperti yang diharapkan pihaknya.

“Tanggapannya tidak digubris,” kata Iyus.

Besok Hadapi Sukawargi di Partai Final

Kini, seluruh perhatian tim Pasawahan tertuju pada laga final yang akan berlangsung Selasa, 8 September 2026.

Di partai puncak, Pasawahan akan menghadapi tim putri Desa Sukawargi, Kecamatan Cisurupan, setelah mengalahkan tim putri Desa Bagendit, Kecamatan Banyuresmi. Laga tersebut dipastikan menjadi ujian terakhir bagi Pasawahan untuk mewujudkan ambisi menjadi juara Liga Desa Voli Indoor Piala Bupati Garut 2026.

Iyus pun meminta para pemain tidak terlena dengan keberhasilan di semifinal. Ia menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik, mental, serta pola istirahat menjelang pertandingan final.

“Saya kasih saran saja buat anak-anak, semangat terus, istirahat yang cukup, makan yang bergizi, dan saweran yang banyak,” katanya sambil bergurau.

Ia juga mengajak seluruh pihak di Kecamatan Tarogong Kaler untuk memberikan dukungan lebih besar kepada tim Pasawahan.

“Kepada pihak-pihak yang terkait dengan Tarogong Kaler, mohon dukung semuanya. Kalau lebih didukung lagi, kan lebih semangat,” tuturnya.

Menurut Iyus, dukungan dari berbagai pihak selama ini sudah ada. Namun, ia berharap dukungan tersebut dapat semakin diperkuat, termasuk dari para stakeholder dan perusahaan yang berada di wilayah Tarogong Kaler.

Ia menyebut keberadaan perusahaan besar di wilayah tersebut menjadi salah satu potensi dukungan bagi perkembangan olahraga dan prestasi atlet desa.

Aturan Sudah Dibahas di Technical Meeting

Mengenai persoalan teknis pertandingan, Yudi menjelaskan bahwa aturan permainan sebenarnya telah dibahas dalam technical meeting sebelum kompetisi berlangsung.

“Di technical meeting sudah dibahas itu. Sebenarnya sudah dibahas, cuma segelintir peserta kurang mengetahui. Saya mengetahui, cuma ada yang lupa atau mungkin tidak terbahas benar-benar,” jelasnya.

Menurut Iyus, pembahasan dalam technical meeting mencakup tata cara permainan dan tata tertib pertandingan.

Dengan kemenangan atas Sukatani, Pasawahan kini tinggal selangkah lagi menuju gelar juara. Pertandingan final melawan Sukawargi pada Selasa, 8 September 2026, akan menjadi penentu siapa yang berhak menyandang predikat sebagai tim voli putri terbaik dalam Liga Desa Voli Indoor Piala Bupati Garut 2026.

Bagi Pasawahan, partai final bukan hanya soal kemenangan, tetapi juga kesempatan untuk menuntaskan perjuangan mereka dengan membawa pulang gelar juara.(*)

Ditulis oleh Kang Zey

Dua Kali Kehilangan di SOR Ciateul Garut! Kades dan Atlet Jadi Korban, Dispora Akui Belum Ada CCTV

Lebakagung Menggila! Sukamurni Dibungkam 3-0, Tiket Final Liga Desa Voli Indoor Piala Bupati Garut 2026 dalam Genggaman