Garutexpo.com – Kabupaten Garut memasang target menembus jajaran 10 besar pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat. Dengan mengandalkan kekuatan atlet di berbagai cabang olahraga (cabor), Garut optimistis mampu bersaing dan membawa pulang medali dari sejumlah nomor pertandingan unggulan.
Ketua Koni Kabupaten Garut, Subhan Rohmansyah, S.E., M.M., mengungkapkan bahwa target yang dibidik Kabupaten Garut pada Porprov Jawa Barat kali ini adalah menembus 10 besar, dengan harapan mampu bersaing di peringkat delapan besar.
“Target sekarang kita di peringkat delapan besar. Ya, paling tidak kita masuk 10 besar,” ungkap Subhan saat menjelaskan persiapan kontingen Kabupaten Garut, Senin, 26 Oktober 2026.

Menurutnya, target tersebut disusun berdasarkan inventarisasi potensi atlet yang telah dilakukan. Dari hasil pendataan sementara, terdapat sekitar 45 medali yang menjadi sasaran berdasarkan rekam jejak atlet yang pernah meraih medali. Selain itu, terdapat 36 peluang medali lainnya yang dinilai berpotensi diraih kontingen Garut.
Angka tersebut menjadi salah satu dasar dalam memetakan kekuatan kontingen sekaligus menentukan cabang olahraga yang berpeluang memberikan kontribusi medali bagi Kabupaten Garut.
43 Cabang Olahraga, 572 Atlet Siap Berjuang
Untuk menghadapi Porprov Jawa Barat, Kabupaten Garut menyiapkan kontingen yang akan berlaga di 43 cabang olahraga. Sebanyak 572 atlet direncanakan menjadi bagian dari kekuatan utama kontingen Garut.
Secara keseluruhan, jumlah personel yang terlibat, termasuk atlet, pelatih, dan ofisial, diperkirakan mencapai lebih dari 750 orang.
Besarnya jumlah kontingen tersebut menunjukkan keseriusan Garut dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi olahraga tingkat provinsi. Setiap cabang olahraga diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik dan menyumbangkan hasil maksimal.
Subhan menjelaskan, persiapan tidak hanya bertumpu pada cabang olahraga yang selama ini dikenal sebagai lumbung medali, tetapi juga membuka peluang dari sejumlah cabang olahraga permainan maupun olahraga lainnya.
Bela Diri Masih Jadi Lumbung Medali Garut
Cabang olahraga bela diri masih menjadi salah satu kekuatan utama Kabupaten Garut dalam perburuan medali. Sejumlah cabang yang diandalkan di antaranya tarung derajat, pencak silat, gulat, kurash, sambo, wushu, dan muay thai.
Cabang-cabang tersebut dinilai memiliki potensi karena sejumlah atletnya telah menunjukkan rekam jejak prestasi pada kompetisi sebelumnya.
Namun, Garut tidak ingin hanya bergantung pada olahraga bela diri. Sejumlah cabang olahraga lain juga diproyeksikan menjadi sumber tambahan medali.
Pada kelompok olahraga permainan, Garut melihat peluang dari futsal putra, hoki putri, serta sepak bola putri. Selain itu, cabang berkuda, paralayang, gantole, dayung, atletik, dan renang juga masuk dalam perhitungan untuk mendulang medali.
“Yang menjadi unggulan kita memang cabang bela diri. Tetapi beberapa cabang olahraga permainan juga hari ini cukup menjanjikan. Insyaallah, dari cabang-cabang lainnya kita juga punya peluang medali,” jelasnya.
Pemetaan tersebut menjadi bagian penting dalam strategi kontingen Garut untuk memperbesar peluang mencapai target peringkat yang telah ditetapkan.
Pertandingan Tersebar di Sejumlah Daerah Jawa Barat
Pelaksanaan Porprov Jawa Barat berlangsung di sejumlah wilayah tuan rumah dan daerah pendukung. Berdasarkan keterangan Subhan, pertandingan akan terpusat di Kota Bekasi, Kota Bogor, dan Kota Depok, dengan sejumlah cabang olahraga digelar di kabupaten lain.
Beberapa lokasi pertandingan yang disebutkan di antaranya Pangandaran, Sumedang, dan Karawang. Secara keseluruhan, pertandingan juga tersebar di 12 kabupaten pendukung.
Kondisi tersebut menuntut kontingen Garut untuk mempersiapkan berbagai aspek, mulai dari kesiapan atlet, pendampingan pelatih, pengaturan keberangkatan, hingga kebutuhan teknis selama pertandingan berlangsung.
Koordinasi yang baik diharapkan dapat membantu atlet menjaga kondisi fisik dan konsentrasi agar mampu tampil optimal di setiap nomor yang diikuti.
Target Bukan Sekadar Angka, Prestasi Jadi Taruhan
Dengan kekuatan 572 atlet yang berlaga di 43 cabang olahraga, Garut kini dihadapkan pada tantangan untuk mengubah potensi menjadi prestasi nyata.
Target delapan besar menjadi ambisi yang ingin diwujudkan, sementara posisi 10 besar menjadi sasaran minimal yang diharapkan dapat dicapai.
Peluang medali dari cabang bela diri, olahraga permainan, hingga cabang olahraga individual menjadi modal penting bagi Garut untuk bersaing dengan kabupaten dan kota lain di Jawa Barat.
Meski demikian, pencapaian target tersebut akan sangat bergantung pada performa atlet di arena pertandingan, kesiapan teknis, serta kemampuan menjaga konsistensi sepanjang kompetisi.
Masyarakat Garut pun diharapkan memberikan dukungan kepada para atlet yang akan membawa nama daerah. Sebab, di balik target peringkat dan perolehan medali, terdapat harapan besar agar kontingen Garut mampu menunjukkan bahwa potensi olahraga daerah dapat bersaing di tingkat provinsi.
Kini, pembuktian berada di tangan para atlet. Mampukah Garut menembus delapan besar dan membawa pulang medali sesuai target? Jawabannya akan ditentukan oleh perjuangan mereka di arena Porprov Jawa Barat.(*)


