in

Bukan Soal Keterbatasan! Atlet Tuli dari Tiga Daerah Adu Skill di Kejurnas Futsal Garut

Atlet Futsal tuli dari tiga daerah yakni Kabupaten Garut, Kota Tasikmalaya dan Bandung Barat, foto bareng Kepala Dispora Kabupaten Garut beserta jajarannya sesuai bertanding di GOR Sudirman Kabupaten Garut, Minggu, 25 Oktober 2026.

Garutexpo.com – Semangat pantang menyerah dan sportivitas mewarnai Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Persahabatan Futsal Antarwilayah Kota Teman Tuli yang digelar di GOR Sudirman, Kabupaten Garut, Minggu (25/10/2026). Atlet tuli dari tiga daerah unjuk kemampuan, membuktikan bahwa keterbatasan pendengaran bukan penghalang untuk berkompetisi dan mengukir prestasi.

Turnamen tersebut diikuti peserta dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Kota Tasikmalaya, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Garut. Mereka hadir bukan sekadar untuk memperebutkan kemenangan, melainkan juga menjalin persahabatan, memperkuat solidaritas, serta membangun semangat berolahraga di kalangan penyandang disabilitas.

Di lapangan, setiap pemain menunjukkan semangat juang, kekompakan, dan kemampuan bekerja sama. Pertandingan ini menjadi bukti bahwa olahraga dapat menjadi ruang inklusif bagi setiap anak untuk mengembangkan bakat dan membuktikan potensi dirinya.

Dispora Garut Beri Dukungan, Atlet Tuli Didorong Berprestasi

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Asep Mulyana, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Hj. Enok, serta sejumlah pejabat dan perwakilan sekolah.

Kehadiran mereka menjadi bagian dari dukungan terhadap pengembangan olahraga bagi penyandang disabilitas, khususnya para atlet tuli yang membutuhkan ruang, kesempatan, dan pembinaan untuk mengembangkan kemampuan mereka.

Kepala Dispora Kabupaten Garut, Asep Mulyana, menyambut antusias penyelenggaraan turnamen futsal antarsatuan pendidikan luar biasa tersebut. Ia menyatakan dukungannya terhadap kegiatan yang memberikan kesempatan kepada anak-anak penyandang disabilitas untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang olahraga.

Asep juga menyampaikan kesiapan Dispora Garut untuk mendukung penyelenggaraan turnamen khusus SLB pada masa mendatang. Menurutnya, pembinaan olahraga perlu terus dikembangkan, termasuk melalui upaya mencari bibit-bibit atlet potensial dari kalangan penyandang disabilitas.

Dukungan tersebut diharapkan menjadi dorongan bagi para atlet tuli agar semakin percaya diri dalam mengembangkan kemampuan, mengikuti kompetisi, dan meraih prestasi di tingkat yang lebih tinggi.

Bukan Hanya Bertanding, tetapi Meruntuhkan Batas

Kejurnas Persahabatan Futsal Teman Tuli ini memiliki misi yang lebih luas daripada sekadar pertandingan. Ada tiga semangat utama yang ingin dibangun, yakni merajut persahabatan, menjunjung tinggi sportivitas, dan membangun prestasi atlet tuli.

Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh kesempatan untuk mengembangkan keterampilan bermain futsal sekaligus belajar tentang kedisiplinan, kerja sama tim, saling menghormati, dan keberanian menghadapi tantangan.

Ajang lintas daerah ini juga memperlihatkan pentingnya dukungan lingkungan bagi anak-anak penyandang disabilitas. Keluarga, sekolah, organisasi masyarakat, dan pemerintah memiliki peran dalam memastikan bahwa setiap anak mendapatkan kesempatan yang setara untuk berkembang.

Karena itu, turnamen seperti ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat. Pembinaan yang berkelanjutan, ketersediaan fasilitas latihan, serta kesempatan mengikuti kompetisi menjadi bagian penting untuk melahirkan atlet-atlet potensial.

Garut Dorong Olahraga yang Lebih Inklusif

Penyelenggaraan turnamen futsal Teman Tuli di Garut menjadi momentum untuk memperkuat perhatian terhadap olahraga inklusif. Atlet penyandang disabilitas memiliki potensi yang patut dikembangkan melalui program pembinaan yang terarah dan dukungan berbagai pihak.

Semangat para peserta dari Kota Tasikmalaya, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Garut juga mengirimkan pesan bahwa perbedaan bukan alasan untuk membatasi kesempatan seseorang dalam meraih prestasi.

Pada akhirnya, kemenangan tidak hanya diukur dari skor pertandingan. Keberanian untuk tampil, semangat untuk terus berlatih, kemampuan menghargai lawan, dan terjalinnya persahabatan merupakan nilai penting yang turut lahir dari kejuaraan ini.

Bukan soal keterbatasan, melainkan tentang kesempatan dan semangat untuk maju. Melalui Kejurnas Persahabatan Futsal Teman Tuli, Garut menjadi saksi bahwa setiap atlet berhak mendapatkan panggung untuk menunjukkan kemampuan, membangun prestasi, dan mengharumkan nama daerahnya.(*)

Ditulis oleh Kang Zey

Hampir Lima Bulan Tak Diguyur Hujan, Seribuan Warga Cigedug Gelar Shalat Istisqa: Seruan Jaga Hutan dan Sumber Air Menggema!