in ,

Koordinator Wilayah Inklusi Aisyiyah Jabar, Ungkap Proses Konsultasi Publik Rencana Aksi Daerah SDGs Garut

GARUTEXPO– Koordinator Wilayah Inklusi Aisyiyah Jawa Barat, Ririn Dewi Wulandari, menyatakan bahwa kegiatan konsultasi publik untuk draf rencana aksi daerah Sustainable Development Goals (SDGs) telah berlangsung di Ballroom Hotel Harmoni, Cipanas Garut, Jumat, 29 Desember 2023, kegitan seperti ini telah dimulai 4-5 bulan yang lalu seiring dengan keluarnya Surat Keputusan (SK) dari Bupati Garut.

Ririn menjelaskan bahwa tim penyusun rencana aksi SDGs tidak hanya terdiri dari pihak pemerintah, melainkan juga melibatkan non-pemerintah seperti akademisi, Civil Society Organisation (CSO), media, dunia usaha, dan filantropi. Proses penyusunan melibatkan pertemuan-pertemuan dan kolaborasi antara berbagai elemen tersebut.

“Kami dari non-pemerintah turut berperan dalam mengisi matriks SDGs, memberikan kontribusi pada matrik 3, sementara pemerintah mengisi matrik 2B. Ini merupakan langkah baik dalam kolaborasi antara pemerintah dan non-pemerintah dalam proses perencanaan pembangunan,” ujar Wulandari kepada awak media, Jumat 29 Desember 2023.

Draf yang telah disusun melalui kolaborasi tersebut kini memasuki tahap konsultasi publik. Peserta konsultasi berasal dari berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Garut, akademisi, CSO, media, filantropi, dan dunia usaha. Wulandari menyebutkan bahwa sekitar 70-80 kegiatan dari non-pemerintah tercantum dalam matriks yang dihasilkan, memberikan kontribusi signifikan untuk pencapaian tujuan pembangunan.

Proses konsultasi publik dilakukan hanya dalam satu hari, diharapkan memberikan masukan berharga terhadap draf yang telah disusun. Hasil konsultasi ini nantinya diharapkan akan disahkan melalui peraturan bupati sebagai dokumen rencana aksi daerah yang akan diimplementasikan di Kabupaten Garut.(Agus Sulaeman)

Ditulis oleh Kang Zey

Sejarah Kota Bandung Kota Kembang Yang Penuh Dengan Beragam Sejarah

Gaya Rambut Pendek Pria Cocok Memakai Produk Gatsby