GARUTEXPO – Berdasarkan data dari Kodim 0611/Garut, program TNI-AD Manunggal Air berhasil menambah 9 titik air di Kabupaten Garut. Titik-titik ini tersebar di tiga kecamatan, yaitu Cikelet, Cilawu, dan Sukaresmi. Rinciannya adalah sebagai berikut:
1. Kampung Cijambe RT 001 RW 002, Desa Cijambe, Kecamatan Cikelet
2. Kampung Pamotong RT 003 RW 008, Desa Cikelet, Kecamatan Cikelet
3. Kampung Citeureup RT 01 RW 11, Desa Cigadog, Kecamatan Cikelet
4. Kampung Ciharinem RT 05 RW 04, Desa Cintadamai, Kecamatan Sukaresmi
5. Kampung Pasirpari RT 06 RW 05, Desa Cintadamai, Kecamatan Sukaresmi
6. Kampung Lowagede RT 01 RW 07, Desa Cintadamai, Kecamatan Sukaresmi
7. Kampung Cigombong RT 02 RW 01, Desa Karyamekar, Kecamatan Cilawu
8. Kampung Cikoneng RT 03 RW 04, Desa Mekarsari, Kecamatan Cilawu
9. Perum BPI RW 07, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Cilawu
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Garut, mengikuti peresmian 2.664 titik air di seluruh Indonesia secara virtual oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Acara peresmian tersebut berlangsung di Kampung Ciharinem, Desa Cintadamai, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut, Selasa, 30 Juli 2024.
Sekda Nurdin Yana menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program TNI-AD Manunggal Air yang diinisiasi oleh Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.
“Pak Kasad menginisiasi program ini, dan Alhamdulillah, Garut mendapat 9 titik dalam program TNI-AD Manunggal Air ini,” ujar Nurdin setelah acara.
Nurdin menambahkan bahwa bantuan sumber air ini sangat bermanfaat, khususnya bagi masyarakat Kampung Ciharinem, Desa Cintadamai, yang sebelumnya mengalami kesulitan dalam memperoleh air bersih. Sekitar 70 kepala keluarga (KK) di daerah tersebut merasa terbantu dengan adanya sumber air yang dibangun oleh Kodim 0611/Garut.
Atas nama masyarakat, Nurdin mengucapkan terima kasih kepada TNI, khususnya Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, atas pemberian sumber air melalui program TNI-AD Manunggal Air.
“Air adalah kunci penting dalam kehidupan, termasuk untuk beribadah. Alhamdulillah, terima kasih atas nama masyarakat kepada pimpinan TNI, khususnya Pak Kasad, yang sudah menginisiasi program ini,” tuturnya.
Ketua RW 04 Kampung Ciharinem, Yadi Mulyadi, mengungkapkan bahwa sebelum adanya titik air baru, warga harus menempuh jarak sekitar 1 kilometer untuk mendapatkan air bersih. Fenomena ini sudah berlangsung lama, terutama saat musim kemarau, warga harus mengantri untuk mendapatkan air.
“Alhamdulillah dengan adanya program TNI Manunggal Air, khususnya bagi warga kami sangat membantu, sebelumnya sangat susah sekali,” kata Yadi.
Ia berharap ke depan ada tambahan titik air lagi melalui program pemerintah daerah atau program lainnya karena debit air saat ini masih kurang.(*)


