in

Polres Garut Gelar Apel Operasi Ketupat 2025, 1.200 Personel Disiagakan

GARUTEXPO – Menjelang Idul Fitri 1446 H, Polres Garut menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Lodaya 2025 di Lapangan Apel Mapolres Garut, Jalan Jenderal Sudirman No. 204, Sucikaler, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Kamis (20/3/2025). Apel ini bertujuan memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Lebaran di Kabupaten Garut.

Apel dipimpin langsung oleh Bupati Garut, Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., I.PU, didampingi jajaran Forkopimda Kabupaten Garut. Turut hadir Dandim 0611/Garut Letkol Czi Dhanisworo, S.Sos., Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., Kajari Garut Helena Octavianne, S.H., M.H., C.SS.L. CCD, serta pejabat dari berbagai instansi, termasuk TNI, Polri, Pemda Garut, tokoh agama, dan masyarakat.

Dalam amanatnya, Bupati Garut menekankan pentingnya sinergi antara Polri, TNI, dan instansi terkait dalam menjaga kelancaran serta keamanan perayaan Idul Fitri. Ia juga memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada 28 hingga 30 Maret 2025, sementara arus balik diperkirakan memuncak pada 5 hingga 7 April 2025.

“Operasi Ketupat 2025 dengan tagline ‘Mudik Aman, Keluarga Nyaman’ akan berlangsung mulai 23 Maret hingga 8 April 2025, dengan melibatkan 1.200 personel gabungan yang disiagakan di 52 pos pengamanan, pelayanan, terpadu, dan wisata di seluruh wilayah Garut,” ungkap Bupati Garut dalam sambutannya.

Selain itu, berbagai strategi telah disiapkan guna memastikan kelancaran arus mudik, termasuk penerapan rekayasa lalu lintas seperti sistem ganjil-genap, contra flow, dan one-way system. Pemerintah juga akan mengoptimalkan sistem penyeberangan serta pemantauan distribusi bahan pokok dan BBM guna menjaga stabilitas harga dan pasokan selama musim mudik.

Di akhir acara, Bupati Garut menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel pengamanan yang terlibat dalam Operasi Ketupat 2025. Ia mengingatkan agar tugas pengamanan ini dijalankan dengan penuh keikhlasan dan profesionalisme, demi kenyamanan masyarakat yang hendak merayakan Lebaran di kampung halaman.(*)

Ditulis oleh Kang Zey

Tembok Penahan Tanah di Perumahan Agrenia Ambruk, Dua Rumah Hancur Tertimpa

SMA Baitul Hikmah Garut Terancam Dibongkar, Siswa Unjuk Rasa: “Sekolah Bukan Bisnis!”