in

Warga Geram! Puluhan Titik LPJU di Desa Depok Cisompet Sudah Terpasang tapi Tak Pernah Menyala

GARUTEXPO – Warga Desa Depok, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, mempertanyakan kejelasan program Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) yang hingga kini tak kunjung menyala, meskipun sudah dipasang sejak dua bulan lalu.

Warga di wilayah Kadus 1 dan 2, baik yang tinggal dekat jalan raya maupun yang jauh dari jalan utama, menyatakan kekecewaannya karena belum pernah merasakan manfaat dari pemasangan LPJU tersebut.

Saat ditemui di ruang kerjanya pada Kamis, 8 Mei 2025, Kepala Desa Depok, Bangbang Rasalim, membenarkan bahwa program LPJU sudah dilaksanakan di desanya.

“LPJU sudah terpasang kurang lebih 70 titik di sepanjang jalan raya Garut–Pameungpeuk. Memang sejak sebulan setelah pemasangan, banyak warga yang bertanya-tanya kenapa lampu belum menyala, padahal kabel listrik sudah ada,” ungkap Bangbang.

Lebih lanjut, Bangbang menjelaskan bahwa lampu-lampu tersebut sempat menyala untuk satu malam, namun kemudian padam kembali dan tidak berfungsi hingga saat ini.

“Betul, waktu itu sempat nyala sehari, tapi malam besoknya padam lagi. Sudah hampir dua bulan, warga belum menikmati penerangan jalan dari program ini,” keluhnya.

Bangbang juga menyebutkan bahwa proyek LPJU tersebut merupakan program dari pemerintah, dengan pelaksanaan tender dilakukan oleh Dinas Perhubungan. Ia mengungkapkan bahwa sempat terjadi teguran dari pihak PLN kepada petugas Dishub UPTP Pameungpeuk saat mencoba menyalakan lampu.

“Kami tidak tahu pasti persoalannya di mana. Tapi informasi dari lapangan, saat dicoba nyalakan, ada teguran dari PLN ke petugas Dishub. Ini yang harus segera ditelusuri dan diselesaikan,” pungkasnya.

Warga berharap instansi terkait segera memberikan kejelasan dan tindak lanjut agar LPJU benar-benar berfungsi sebagaimana mestinya, bukan hanya sebagai pajangan tiang dan lampu tanpa cahaya.( Iwan Setiawan)

Ditulis oleh Kang Zey

Warga Antusias Sambut Pengobatan Gratis di Desa Depok Cisompet

Pendidikan Barak Militer Dinilai Lebih Cocok untuk Warga Binaan Lapas, Bukan Siswa Nakal