in

Usai Dilantik, Kades PAW Cisewu Jumardi Bidik Tiga Masalah: Aset Desa, Air, dan Sampah

Foto: Jumardi beserta Istrinya.

Garutexpo.com — Setelah resmi dilantik sebagai Kepala Desa Pergantian Antarwaktu (PAW) Desa Cisewu, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Jumardi langsung menetapkan sejumlah persoalan yang menjadi prioritas untuk dibenahi selama masa jabatannya.

Bukan sekadar menjalankan roda pemerintahan desa, Jumardi mengaku ingin memulai tugasnya dengan membenahi hal-hal mendasar yang dinilai penting bagi tata kelola dan kebutuhan masyarakat Desa Cisewu.

Setidaknya ada tiga persoalan utama yang menjadi perhatian Jumardi, yakni penataan aset desa, persoalan air, serta pengelolaan sampah.

“Yang saya harus ini, yang pertama saya harus apa ya? Masalah aset desa,” ujar Jumardi usai dilantik sebagai Kepala Desa Cisewu PAW, Rabu (26/8/2026).

Menurutnya, langkah pertama yang akan dilakukan adalah menelusuri dan memastikan keberadaan seluruh aset milik desa. Ia ingin mengetahui secara jelas titik-titik aset desa sekaligus memastikan status dan legalitasnya.

“Itu harus saya cari semua titik-titiknya di mana dan kalau perlu, kalau ada waktu sampai masa jabatan saya, kalau bisa disertifikatkan untuk desa,” tegasnya.

Bagi Jumardi, penataan aset bukan sekadar persoalan administrasi. Kejelasan status aset dinilai penting untuk memastikan kekayaan desa memiliki kepastian hukum dan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

Dorong Solusi Persoalan Air

Selain aset, persoalan air juga masuk dalam daftar prioritasnya. Jumardi menyadari kebutuhan air menjadi salah satu hal penting yang harus mendapat perhatian pemerintah desa.

Ia berencana mencari jalan keluar dengan melibatkan pemerintah kabupaten agar persoalan air di Desa Cisewu dapat ditangani secara lebih serius.

“Kedua, masalah air. Gimana caranya pemerintah kabupaten dan bagaimana caranya kepala desa untuk membuat atau gimana untuk Desa Cisewu ini supaya ada jalan untuk kabupaten,” katanya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Jumardi tidak ingin persoalan desa hanya diselesaikan di tingkat pemerintahan desa. Ia membuka ruang koordinasi dengan pemerintah daerah agar kebutuhan dasar masyarakat dapat memperoleh dukungan yang lebih luas.

Sampah Jadi Perhatian Berikutnya

Persoalan ketiga yang menjadi perhatian Jumardi adalah sampah.

Menurutnya, pengelolaan sampah juga perlu mendapat perhatian agar lingkungan Desa Cisewu tetap bersih dan sehat.

“Ketiga, sampah. Untuk sementara itu aja,” ujarnya.

Tiga agenda tersebut menjadi langkah awal Jumardi setelah resmi mengemban amanah sebagai Kepala Desa Cisewu melalui mekanisme PAW.

Sebelumnya, Jumardi resmi diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Garut Abdusy Syakur Amin di Ruang Pamengkang Pendopo Kabupaten Garut, Rabu (26/8/2026).

Dalam berita acara pengambilan sumpah, Jumardi menyatakan kesanggupannya menjalankan kewajiban sebagai kepala desa dengan sebaik-baiknya, jujur dan adil, menaati Pancasila dan UUD 1945, menjunjung tinggi etika jabatan, menjaga integritas, tidak menyalahgunakan kewenangan, serta menghindarkan diri dari perbuatan tercela.

Kini, setelah sumpah jabatan diucapkan, tantangan berikutnya berada di depan mata. Penataan aset, pemenuhan kebutuhan air, dan persoalan sampah menjadi tiga pekerjaan awal yang ingin disentuh Jumardi dalam menjalankan pemerintahan Desa Cisewu.

Langkah tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai target awal, tetapi dapat diwujudkan menjadi program nyata yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat Desa Cisewu.(*)

Ditulis oleh Kang Zey

22 Desa Tuntas, PAW Kepala Desa di Garut Masuk Babak Akhir — Dua Desa Masih Tunggu PJS