in

Disorot Publik! Guru BK SMKN 2 Garut Akhirnya Buka Suara Soal Rambut Siswa Dicat Merah, Ini Klarifikasinya

Foto: Ai Nursaidah, Guru BK SMKN 2 Garut.

Garutexpo.com – Polemik pemotongan rambut siswa yang diwarnai merah di SMKN 2 Garut akhirnya mendapat klarifikasi resmi dari Guru Bimbingan Konseling (BK), Ai Nursaidah, Rabu (6/5/2026). Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons atas ramainya sorotan publik dan beragam persepsi yang berkembang di masyarakat.

Dalam keterangannya, Ai Nursaidah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan razia kerapihan rambut merupakan bagian dari penegakan tata tertib sekolah yang telah ditetapkan sebelumnya.

“Perlu saya sampaikan bahwa kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari penegakan tata tertib sekolah, khususnya dalam menjaga kerapihan dan disiplin peserta didik. Namun demikian, saya menyadari dalam pelaksanaannya terdapat hal-hal yang tidak berkenan,” ungkapnya.

Menurutnya, aturan tersebut berlaku bagi seluruh peserta didik tanpa terkecuali, baik siswa maupun siswi, sebagai upaya menciptakan lingkungan sekolah yang tertib dan disiplin. Namun, ia juga mengakui bahwa pelaksanaan di lapangan memicu berbagai reaksi dan penilaian dari masyarakat.

“Saya mohon maaf kepada seluruh pihak, khususnya kepada siswa yang saya cintai, orang tua, dan masyarakat yang merasa kurang nyaman atas kejadian ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ai menegaskan komitmennya untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap metode penerapan aturan di sekolah. Ia berjanji ke depan akan mengedepankan pendekatan yang lebih bijak, humanis, dan komunikatif dalam membina kedisiplinan siswa.

“Kedepan saya berkomitmen untuk melakukan evaluasi serta memperbaiki pendekatan dalam penerapan aturan yang lebih bijak, humanis dan komunikatif,” tambahnya.

Ia juga berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang beredar agar tidak menimbulkan kesalahpahaman berkepanjangan di tengah masyarakat. Selain itu, ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga suasana yang kondusif demi terciptanya lingkungan pendidikan yang tertib dan positif.

“Semoga permasalahan ini dapat diselesaikan secara baik dan kekeluargaan,” harapnya.(Acep)

Ditulis oleh Kang Zey

Heboh di Tengah Hujan! Mahkota Binokasih ‘Turun Gunung’, Ribuan Warga Garut Tumpah Ruah Ikuti Kirab Sakral