in

Penurunan Kasus Stunting di Puskesmas Tarogong Hanya Capai 4%

Kasus Stunting

GARUTEXPO – Kepala Puskesmas Tarogong, dr. Nurhayati, mengungkapkan bahwa program penanganan stunting yang dijalankan di Puskesmas Tarogong telah berhasil menurunkan angka stunting di wilayah tersebut hanya 4%.

“Melalui program stunting yang dilaksanakan di Puskesmas Tarogong, jumlah kasus stunting kini mengalami penurunan 4%,” ujar dr. Nurhayati dengan wajah kurang ramah, tak bersahabat saat diwawancarai awak media di ruang kerjanya, Selasa, 09 Juli 2024.

Menurutnya, salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memanfaatkan kader kesehatan di setiap wilayah untuk mendistribusikan makanan tambahan yang diberikan oleh pemerintah daerah, seperti susu dan telur.

“Kami mengikuti program yang diberikan oleh pemerintah daerah, terutama dalam pemberian makanan tambahan berupa susu dan telur. Kader kesehatan di setiap wilayah sangat membantu dalam pendistribusian makanan tambahan tersebut,” jelas dr. Nurhayati.

Ke depan, Puskesmas Tarogong akan terus melakukan intervensi guna memastikan angka stunting semakin menurun dan tidak muncul kasus stunting baru.

“Kami akan tetap melakukan intervensi untuk stunting agar penurunannya terus terjadi dan tidak ada kasus stunting baru yang muncul,” tambah dr. Nurhayati.

Dia juga menyampaikan harapannya agar program penanganan stunting ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat dan daerah.

“Harapan ke depannya adalah sama dengan pemerintah pusat dan daerah, yaitu agar angka stunting terus menurun dan tidak ada kasus stunting baru,” katanya.

Ditulis oleh Kang Zey

Calon Bupati Garut Apresiasi Semangat Tim Sepak Bola Putri Bayongbong

Kapus Tarogong Disorot karena Sikap Tidak Ramah terhadap Wartawan