Garutexpo.com — Supriatna berhasil meraih kemenangan telak dalam Pemilihan Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (PAW) Desa Lembang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Senin (31/8/2026).
Calon kepala desa nomor urut 2 tersebut memperoleh 125 suara dari total 164 suara yang diberikan dalam proses pemilihan yang berlangsung di Aula Desa Lembang.
Perolehan tersebut menempatkan Supriatna jauh mengungguli dua calon lainnya. Calon nomor urut 1, Ocim, memperoleh 25 suara, sementara calon nomor urut 3, Jalaludin, hanya meraih 4 suara.
Hasil tersebut sekaligus mengantarkan Supriatna sebagai kepala Desa Lembang terpilih melalui mekanisme PAW untuk mengisi kekosongan jabatan kepala desa setelah pejabat sebelumnya meninggal dunia.
Kemenangan dengan selisih suara yang sangat signifikan itu menjadi modal awal bagi Supriatna untuk melanjutkan roda pemerintahan Desa Lembang hingga berakhirnya sisa masa jabatan kepala desa sebelumnya yang masih tersisa lebih dari satu tahun.
Proses pemilihan berlangsung sebagai bagian dari mekanisme demokrasi di tingkat desa. Kelancaran pelaksanaan PAW tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Sekretaris Kecamatan Leles, Nurhaedi.
Nurhaedi menyampaikan ucapan selamat kepada Supriatna sekaligus mengapresiasi seluruh pihak yang telah menjaga proses pemilihan sehingga dapat berjalan dengan lancar.
Usai dinyatakan unggul, Supriatna menyampaikan komitmennya untuk segera bekerja setelah dirinya resmi dilantik. Baginya, kemenangan dalam PAW bukan sekadar keberhasilan meraih suara terbanyak, tetapi merupakan amanah sekaligus tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh.
Salah satu agenda yang menjadi prioritasnya adalah melakukan pembenahan birokrasi, terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Supriatna menegaskan pelayanan publik di Desa Lembang ke depan harus berlangsung cepat, efisien, transparan, dan tanpa diskriminasi.
Selain pelayanan pemerintahan, sektor pembangunan infrastruktur juga menjadi perhatian. Ia menekankan bahwa pembangunan harus benar-benar mengacu pada kebutuhan masyarakat di lapangan.
Menurutnya, program pembangunan desa tidak semestinya hanya berorientasi pada pemenuhan administrasi atau sekadar menjalankan program yang tersedia, tetapi harus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi warga.
Dengan kemenangan telak tersebut, masyarakat kini menaruh harapan agar kepemimpinan Supriatna mampu membawa perubahan positif bagi Desa Lembang, khususnya dalam pelayanan pemerintahan, pembangunan infrastruktur, serta pemenuhan kebutuhan masyarakat.
“Kemenangan ini adalah amanah. Setelah dilantik, kami akan bekerja dan menjalankan tanggung jawab ini sebaik-baiknya,” tegas Supriatna.(Iwan Setiawan)


