in

Dorong Tata Kelola yang Baik, FPPG Desak Bupati Syakur Terapkan Sistem Merit di Birokrasi Garut

GARUTEXPO – Dalam upaya mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang profesional dan berintegritas, Forum Pemuda Peduli Garut (FPPG) mendesak Bupati Garut, H. Syakur Amin, untuk segera menerapkan sistem merit dalam manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut.

Sistem merit merupakan kebijakan pengelolaan ASN yang didasarkan pada prinsip kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil dan objektif, tanpa intervensi politik atau diskriminasi. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa ASN dipilih, ditempatkan, dan dikembangkan berdasarkan kemampuan serta prestasinya.

“Sudah saatnya Pemerintah Kabupaten Garut meninggalkan praktik birokrasi yang tidak profesional. Kami mendorong Pak Bupati Syakur Amin untuk segera mengambil langkah konkret menerapkan sistem merit demi mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas,” tegas Pengurus DPP FPPG, Jajang Mustafa Kamil, Jumat, 30 Mei 2025.

Jajang menilai bahwa penerapan sistem merit akan berdampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik, menciptakan lingkungan kerja yang sehat, serta menumbuhkan kompetisi yang adil di tubuh birokrasi Garut.

Ia juga menyoroti fakta di lapangan, di mana masih ditemukan pejabat eselon II dan III yang penempatannya tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan dan kompetensinya. Hal ini, menurutnya, menjadi indikasi lemahnya tata kelola birokrasi yang menghambat efektivitas pelayanan kepada masyarakat.

“Implementasi sistem merit bukan hanya amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN dan Permenpan RB Nomor 40 Tahun 2018, tetapi juga kebutuhan mendesak agar birokrasi Garut tidak lagi dijadikan alat politik, melainkan menjadi motor penggerak pembangunan yang berpihak pada rakyat,” ujarnya.

FPPG berharap Bupati Syakur Amin mampu memberikan teladan dalam reformasi birokrasi dengan memprioritaskan pengangkatan, promosi, dan penempatan ASN berdasarkan prinsip meritokrasi, bukan karena kedekatan personal maupun pertimbangan pragmatis lainnya.

“Kami akan terus mengawal dan memberikan masukan demi kemajuan Garut ke depan. ASN harus menjadi abdi negara sejati yang melayani rakyat dengan profesionalisme dan integritas tinggi,” tandas Jajang.(*)

Ditulis oleh Kang Zey

Mengantuk di Jalan, Avanza ‘Nyasar’ Tabrak Warung Lalu Terjun ke Perkebunan di Cikelet

Asep Nurjaman Dukung Penuh Kebijakan Jam Malam Pelajar di Jabar: Bentuk Pengendalian, Bukan Pengekangan