in

Rakercab Pramuka Garut Jadi Titik Balik! Ketua Dewan Pendidikan Dorong Lahirnya Generasi ‘Ngajati Diri’ Berkarakter dan Siap Hadapi Masa Depan

Garutexpo.com – Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Gerakan Pramuka Kabupaten Garut tahun 2026 mendapat apresiasi tinggi dari Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Garut, Drs. H. Nanang Sopyan Hambali, M.Pd. Menurutnya, forum tersebut bukan sekadar agenda tahunan organisasi, melainkan momentum penting untuk memperkuat arah pembangunan karakter generasi muda melalui Gerakan Pramuka.

Rakercab yang digelar di Balai Diklat BKKBN Garut, Kamis (30/7/2026), dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Garut yang mewakili Bupati Garut. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus Kwartir Cabang, kwartir ranting, para pembina, pelatih, serta unsur kepramukaan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Garut memaparkan arah kebijakan organisasi ke depan, sementara Kepala Balai Diklat BKKBN Garut menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta Rakercab.

Nanang Sopyan Hambali yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Binawasa Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Garut menegaskan, Rakercab harus menjadi ruang lahirnya gagasan-gagasan baru yang mampu menjawab tantangan zaman sekaligus memperkuat eksistensi Gerakan Pramuka sebagai wadah pendidikan karakter.

“Rakercab harus menjadi titik awal lahirnya berbagai gagasan dan program yang benar-benar berdampak terhadap pembentukan karakter generasi muda. Yang kita bangun bukan hanya kegiatan, tetapi manusia yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki kecakapan menghadapi masa depan,” ujarnya.

Menurut Nanang, materi yang disampaikan Wakil Sekretaris Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat, Dr. Dani Ramdani, memberikan perspektif baru dalam pengembangan Gerakan Pramuka di daerah. Konsep “Pancawaluya Ngajati Diri” dinilai sangat relevan dengan kebutuhan pendidikan karakter di era modern.

Ia menjelaskan, nilai-nilai cageur, bageur, bener, pinter, dan singer menjadi fondasi utama dalam membentuk anggota Pramuka yang sehat jasmani dan rohani, berakhlak mulia, menjunjung tinggi kejujuran, cerdas, serta memiliki keterampilan menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Tak hanya itu, Nanang juga mengapresiasi penguatan konsep tersebut melalui dua karakter tambahan, yakni teger dan wanter, yang dinilai sangat dibutuhkan generasi muda dalam menghadapi perubahan dan persaingan global.

“Pramuka hari ini harus mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga tangguh, berani, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Itulah makna sejati dari Pramuka Ngajati Diri,” tegasnya.

Sebagai Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Garut, Nanang juga menekankan pentingnya pembinaan Pramuka yang selaras dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21. Menurutnya, setiap kegiatan kepramukaan harus mampu mengembangkan kompetensi 4C, yakni critical thinking, collaboration, creativity, dan communication.

Ia menilai latihan Pramuka tidak boleh hanya berfokus pada keterampilan teknis, tetapi juga harus menjadi laboratorium kepemimpinan yang mampu membentuk pola pikir kritis, kemampuan bekerja sama, kreativitas, serta komunikasi yang efektif.

“Keberhasilan Pramuka tidak diukur dari seberapa banyak kegiatan yang dilaksanakan, tetapi dari seberapa besar perubahan perilaku yang berhasil dibangun. Ketika setiap latihan mampu membentuk karakter, meningkatkan kompetensi, dan melahirkan kepedulian sosial, saat itulah Pramuka benar-benar menjalankan misinya sebagai lembaga pendidikan nonformal yang membangun generasi bangsa,” katanya.

Di akhir penyampaiannya, Nanang berharap hasil Rakercab tahun ini mampu melahirkan program-program yang inovatif, relevan, dan berdampak nyata bagi pembentukan karakter peserta didik di Kabupaten Garut.

Ia juga mengajak seluruh jajaran kwartir, pembina, pelatih hingga gugus depan untuk menjadikan visi Pramuka Ngajati Diri sebagai pedoman dalam setiap aktivitas kepramukaan.

“Semoga Rakercab tahun ini menjadi tonggak lahirnya Gerakan Pramuka Kabupaten Garut yang semakin maju, semakin berdampak, serta mampu melahirkan generasi yang cageur, bageur, bener, pinter, singer, teger, dan wanter. Dari Rakercab inilah kita menanam nilai-nilai hari ini untuk melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan yang tetap berpijak pada jati diri bangsa Indonesia,” tandasnya.

Ditulis oleh Kang Zey

Proyek RS TMC Garut Disorot! Mantra Desak Satpol PP Bertindak, Dugaan Pelanggaran Lingkungan dan Sosial Jadi Sorotan

Yomart Beauty Festival 2026 Buka Lowongan Kerja di Garut, Lulusan SMA/SMU Bisa Daftar! Ini Posisi dan Syaratnya