in

Bukan Sekadar Penonton! DLH Garut Dorong Anak Muda Jadi Pejuang Lingkungan dan Lawan Sampah

Garutexpo.com – Anak-anak dan generasi muda di Kabupaten Garut didorong untuk tidak sekadar menjadi penonton dalam menghadapi persoalan lingkungan. Mereka diharapkan tampil sebagai pejuang lingkungan yang berani menyuarakan kepedulian sekaligus mengambil tindakan nyata untuk mengatasi persoalan sampah.

Pesan tersebut mengemuka dalam Seminar Diseminasi Riset Anak atas Lingkungan, Advokasi Hak Anak, serta Inovasi Pengelolaan Sampah Organik yang digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut di Aula DLH Garut, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut diikuti perangkat daerah terkait, anak-anak, serta generasi muda. Seminar menjadi ruang bagi anak untuk menyampaikan suara, hasil riset, pengalaman, dan gagasan mereka mengenai kondisi lingkungan di Kabupaten Garut.

Tidak hanya membahas persoalan kebersihan, forum tersebut juga mengangkat isu hak anak untuk mendapatkan lingkungan yang bersih, sehat, aman, dan berkelanjutan.

Salah satu perhatian utama dalam kegiatan tersebut adalah persoalan sampah, khususnya bagaimana pengelolaan sampah organik dapat dilakukan sejak dari sumbernya.

Pengelolaan sampah dari rumah, sekolah, maupun lingkungan masyarakat dinilai menjadi langkah penting untuk mengurangi timbulan sampah sekaligus membangun kebiasaan hidup yang lebih peduli terhadap lingkungan.

DLH Kabupaten Garut menilai upaya menjaga lingkungan membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan sekolah, keluarga, masyarakat, komunitas, anak-anak, dan generasi muda.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala DLH Kabupaten Garut menekankan pentingnya memberikan ruang kepada anak untuk menyampaikan pandangan dan ikut terlibat dalam persoalan lingkungan.

“Suara anak harus didengar karena mereka adalah generasi yang akan menerima dampak langsung dari kondisi lingkungan di masa mendatang. Karena itu, keterlibatan anak dalam menjaga dan memperjuangkan lingkungan yang sehat harus terus didorong,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Menurut DLH Garut, anak-anak dan generasi muda memiliki posisi strategis dalam membangun kesadaran lingkungan. Kepedulian tersebut dapat dimulai dari langkah sederhana, seperti memilah sampah, mengurangi sampah, mengolah sampah organik, serta mengajak orang-orang di sekitarnya untuk menjaga kebersihan.

Melalui seminar tersebut, DLH Garut juga mendorong lahirnya lebih banyak Young Environmental Activist atau aktivis lingkungan muda yang tidak hanya memiliki pengetahuan dan kepedulian, tetapi juga mampu mengubah gagasan menjadi aksi nyata.

Generasi muda diharapkan menjadi bagian penting dalam menciptakan perubahan, terutama dalam menghadapi persoalan sampah dan menjaga keberlanjutan lingkungan di Kabupaten Garut.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa hak anak atas lingkungan yang bersih, sehat, aman, dan berkelanjutan harus berjalan beriringan dengan upaya perlindungan lingkungan.

Sebab, lingkungan yang dijaga hari ini bukan hanya untuk dinikmati generasi sekarang, tetapi juga menjadi warisan bagi anak-anak dan generasi yang akan datang.***

Ditulis oleh Kang Zey

Mitsubishi Dipo Garut Gelar Test Drive Besar-Besaran, Bocorkan Kehadiran New Xpander Cross HEV Hybrid yang Lebih Irit dan Canggih

Pengeroyokan Viral di Tarogong Kaler Garut Terungkap, 21 Anak Diamankan Polisi