Garutexpo.com – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Garut menggelar kegiatan Penerimaan Anggota Baru (PPAB) sebagai bagian dari proses kaderisasi dalam mencetak generasi muda yang militan dan berintegritas. Kegiatan ini berlangsung, Minggu, 27 April 2026, dengan diikuti puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Garut.
Peserta PPAB berasal dari sejumlah kampus, di antaranya Institut Teknologi Garut (ITG), STIE Garut, Universitas Garut (Uniga), serta Institut Pendidikan Indonesia (IPI). Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme tinggi, mencerminkan keseriusan para peserta dalam menapaki proses awal menjadi bagian dari organisasi GMNI.
Ketua panitia, Rimdan Susilo, menyampaikan bahwa PPAB merupakan gerbang awal bagi mahasiswa untuk memahami nilai-nilai perjuangan organisasi yang berlandaskan ajaran Marhaenisme.
“PPAB bukan hanya sekadar kegiatan formal penerimaan anggota, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter, ideologi, serta komitmen kader dalam memperjuangkan kepentingan rakyat,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan berbagai materi penting, seperti pengenalan organisasi, dasar-dasar ideologi Marhaenisme, kepemimpinan, hingga wawasan kebangsaan. Selain itu, kegiatan juga diisi dengan diskusi interaktif yang bertujuan memperkuat solidaritas dan kebersamaan antar peserta.
Ketua DPC GMNI Garut, Pandi Irawan, menegaskan bahwa kaderisasi merupakan jantung organisasi yang harus terus dijaga kualitasnya. Ia berharap melalui PPAB ini akan lahir kader-kader yang tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi.
“Harapan kami, kader GMNI ke depan mampu menjadi agen perubahan, berpikir kritis, dan hadir di tengah masyarakat sebagai solusi atas berbagai persoalan bangsa,” ungkapnya.
Sementara itu, perwakilan PA GMNI Garut, Asep Nurjaman, menekankan pentingnya menjaga kualitas kaderisasi agar organisasi tetap relevan di tengah dinamika zaman.
“Kami berharap para peserta PPAB ini tidak hanya aktif secara organisatoris, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat,” katanya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, GMNI Garut optimistis dapat terus melahirkan kader-kader unggul yang siap melanjutkan estafet perjuangan organisasi serta berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional.***


