Garutexpo.com — Di balik keindahan alam kawasan wisata Batu Lempar, Kabupaten Garut, tersimpan potensi ancaman longsor dan banjir. Menyadari hal tersebut, Polres Garut mengambil langkah nyata dengan menanam ratusan pohon sebagai upaya mitigasi bencana sekaligus pelestarian lingkungan.
Dipimpin langsung Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto, didampingi Wakapolres Garut Kompol Bayu Tri Nugraha serta para Pejabat Utama (PJU) Polres Garut, kegiatan penanaman pohon ini dilaksanakan bersama komunitas trail, Minggu, 11 Januari 2026, di kawasan wisata Batu Lempar.
Sebanyak 500 pohon alpukat ditanam di sejumlah titik yang dinilai rawan longsor dan banjir. Pemilihan pohon alpukat bukan tanpa pertimbangan. Tanaman ini dikenal memiliki sistem perakaran yang kuat dan dalam, sehingga efektif mengikat tanah, memperbaiki struktur lahan, serta meningkatkan daya serap air—faktor penting dalam pencegahan bencana di wilayah berbukit.
Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian Polri terhadap kelestarian lingkungan sekaligus langkah preventif untuk meminimalisir risiko bencana alam.
“Penanaman pohon alpukat ini kami harapkan dapat memberikan manfaat ganda. Selain menjaga keseimbangan alam dan mencegah longsor serta banjir, hasilnya ke depan juga bisa dimanfaatkan secara ekonomi oleh masyarakat sekitar,” ujar AKBP Yugi.
Ia menambahkan, konsep Kita Jaga Alam dan Alam Jaga Kita menjadi semangat utama dalam kegiatan tersebut, di mana keberlangsungan lingkungan harus dijaga bersama demi keselamatan generasi mendatang.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat dan komunitas trail yang turut berpartisipasi aktif. Sinergi antara Polri, komunitas, dan warga diharapkan terus terjaga sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan kawasan wisata yang aman, hijau, dan berkelanjutan di Kabupaten Garut.
Melalui langkah sederhana namun berdampak besar ini, Polres Garut menunjukkan bahwa menjaga alam bukan sekadar slogan, melainkan aksi nyata yang dimulai dari hari ini.(*)


