in

Perpisahan Tanpa Kemewahan, 317 Siswa SMPN 3 Tarogong Kidul Dilepas dalam Suasana Sarat Makna, Doa, dan Harapan Masa Depan

Garutexpo.com – Suasana haru, bangga, dan penuh optimisme mewarnai kegiatan Pelepasan Siswa Kelas IX SMP Negeri 3 Tarogong Kidul Angkatan ke-32 yang berlangsung di Kompleks SMPN 3 Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Sabtu, 6 Juni 2026. Mengusung tema “Abhinawa Wangsa”, kegiatan tersebut menjadi momentum bersejarah bagi 317 siswa yang resmi menyelesaikan pendidikan tingkat menengah pertama dan bersiap melangkah menuju jenjang yang lebih tinggi.

Tema Abhinawa Wangsa mengandung makna generasi baru yang hadir dengan karakter kuat, kreativitas tinggi, serta tekad untuk menciptakan perubahan positif. Para lulusan diharapkan mampu menorehkan jejak prestasi dan mengukir masa depan yang gemilang bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, serta bangsa.

Acara pelepasan berlangsung secara sederhana namun tetap khidmat dan berkesan. Kesederhanaan tersebut merupakan hasil kesepakatan antara pihak sekolah, komite, orang tua, serta aspirasi para siswa yang menginginkan kegiatan perpisahan yang tidak membebani wali murid, sejalan dengan kebijakan pemerintah terkait penyelenggaraan kegiatan sekolah.

Ketua Komite SMPN 3 Tarogong Kidul, H. Ahmad Gunawan, BA., S.IP., M.H., menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran sekolah yang telah mendidik para siswa selama tiga tahun hingga berhasil lulus dengan baik tanpa menimbulkan persoalan maupun ekses negatif.

“Saya mengapresiasi pihak sekolah yang telah mendidik anak-anak kita dengan baik selama bertahun-tahun hingga mereka berhasil menyelesaikan pendidikan di SMPN 3 Tarogong Kidul dengan sukses,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf mewakili orang tua siswa atas segala kekhilafan yang mungkin pernah dilakukan para siswa kepada guru maupun pihak sekolah selama menempuh pendidikan.

“Atas nama orang tua, kami memohon maaf kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan apabila selama proses belajar mengajar terdapat kekhilafan dari anak-anak kami. Kami juga mendoakan agar mereka menjadi generasi yang lebih cerdas, bermanfaat, dan mampu mewujudkan harapan orang tua masing-masing,” ucapnya.

Menurut Ahmad Gunawan, pelaksanaan pelepasan secara sederhana merupakan bentuk penghormatan terhadap kebijakan pemerintah sekaligus mengakomodasi keinginan siswa tanpa membebani orang tua.

“Anak-anak ingin memiliki momen perpisahan yang berkesan, tetapi tetap sederhana. Pihak sekolah mengakomodasi aspirasi tersebut dengan sangat baik. Ini menjadi bukti bahwa sekolah mendengarkan suara siswa sekaligus memperhatikan kondisi orang tua,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Gunawan juga memberikan apresiasi kepada Kepala SMPN 3 Tarogong Kidul, Nining Sariningsih, S.Pd., yang dinilainya mampu membawa suasana baru dan kemajuan positif sejak bertugas di sekolah tersebut.

“Sosok kepemimpinan Ibu Nining membawa energi baru bagi SMPN 3 Tarogong Kidul. Kami berharap beliau betah mengabdi di sini dan mampu mewujudkan berbagai harapan besar untuk kemajuan sekolah ke depan,” tuturnya.

Ia juga mengajak insan media untuk terus mendukung dunia pendidikan melalui pemberitaan yang konstruktif dan edukatif.

“Saya berharap media dapat terus membantu menyebarluaskan informasi yang bermanfaat bagi dunia pendidikan. Selama ini rekan-rekan media sangat mendukung dan memberikan pemberitaan yang positif bagi sekolah,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 3 Tarogong Kidul, Nining Sariningsih, S.Pd., mengungkapkan rasa syukur atas kelulusan seluruh siswa kelas IX tahun ajaran 2025/2026.

“Alhamdulillah, jumlah siswa kelas IX yang lulus tahun ini sebanyak 317 orang dan semuanya dinyatakan lulus,” tuturnya.

Nining menjelaskan, hampir seluruh lulusan akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya, baik ke SMA, SMK maupun pesantren.

“Ada yang melanjutkan ke SMA, ada yang ke SMK, dan sebagian kecil memilih melanjutkan pendidikan di pesantren. Yang terpenting bagi kami adalah mereka tetap melanjutkan pendidikan agar memiliki masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Ia berharap para lulusan mampu menjadi pribadi yang membanggakan dan terus menjaga nama baik almamater di mana pun mereka berada.

“Harapan saya, mereka menjadi individu yang mampu membanggakan dirinya sendiri, keluarganya, masyarakat, bangsa dan negara. Mereka juga harus menjaga nama baik dirinya serta nama baik SMPN 3 Tarogong Kidul sebagai almamater yang telah mendidik mereka,” ungkap Nining.

Ia berpesan agar para alumni tetap berprestasi dan menunjukkan karakter positif saat menempuh pendidikan di jenjang berikutnya.

“Teruslah berprestasi, tunjukkan sikap yang baik, dan jadilah kebanggaan sekolah. Saya selalu mengingatkan agar mereka menjaga nama baik alumni SMPN 3 Tarogong Kidul,” katanya.

Sebagai kepala sekolah yang belum lama bertugas di SMPN 3 Tarogong Kidul, Nining mengaku bersyukur karena mendapat dukungan penuh dari para guru, tenaga administrasi, dan komite sekolah.

“Saya merasa diterima sebagai bagian dari keluarga besar SMPN 3 Tarogong Kidul. Hubungan kekeluargaan antara guru, tenaga tata usaha, dan komite sangat baik sehingga membuat saya nyaman dalam menjalankan tugas. Mudah-mudahan saya dapat mempertahankan bahkan meningkatkan berbagai prestasi dan hal positif yang telah diraih sekolah ini,” tuturnya.

Pelepasan Angkatan ke-32 SMPN 3 Tarogong Kidul tersebut pun menjadi penanda berakhirnya perjalanan para siswa di bangku SMP sekaligus awal langkah mereka menuju masa depan. Dengan semangat Abhinawa Wangsa, para lulusan diharapkan mampu menjadi generasi baru yang unggul, berkarakter, kreatif, dan siap menghadapi berbagai tantangan zaman demi mewujudkan perubahan positif bagi masyarakat dan bangsa.(*)

Ditulis oleh Kang Zey

Ribuan Pecinta Qasidah Bakal Serbu Garut? Bupati Syakur Siapkan Daerah Jadi Pusat Festival Religi Jawa Barat

DPO Curanmor Akhirnya Tumbang! Tim Sancang Polres Garut Sita 17 Motor Curian, Residivis Kembali Dibekuk