Garutexpo.com – Forum Pemuda Peduli Garut (FPPG) memperingati Dies Natalis ke-11 dengan mengusung tema “11 Tahun Berkarya, Mengabdi, dan Menginspirasi untuk Garut Lebih Maju” di Aula Rumah Makan Mulya, Panunjang, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Rabu (8/7/2026).
Peringatan hari jadi organisasi tersebut berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars FPPG, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan serta santunan kepada puluhan anak yatim piatu.
Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Garut, Nurodin, jajaran pengurus dan anggota FPPG, tokoh masyarakat, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Ketua Umum DPP FPPG, Asep Nurjaman, S.Pd., M.M., menegaskan bahwa usia ke-11 menjadi momentum bagi organisasi untuk melakukan evaluasi sekaligus “revolusi gerakan”. Menurutnya, FPPG harus kembali tampil sebagai organisasi yang aktif menyuarakan aspirasi masyarakat melalui kritik yang membangun dan solutif.
Ia menjelaskan bahwa sejak didirikan, FPPG hadir sebagai mitra kritis pemerintah, dengan tujuan membantu mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang sesuai dengan amanat konstitusi dan janji-janji kepada masyarakat.
Asep mengaku kembali menerima amanah memimpin organisasi setelah mendapat dorongan dari para anggota di berbagai kecamatan. Amanah tersebut akan diwujudkan melalui penguatan koordinasi dan konsolidasi agar FPPG kembali hadir dengan gerakan yang progresif dan berdaya guna.
“FPPG tidak pernah mati. Organisasi ini harus terus bergerak, jangan pantang menyerah, dan tetap menjadi yang terdepan dalam mengawal kepentingan masyarakat serta pembangunan Kabupaten Garut,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa pemerintah tidak seharusnya alergi terhadap kritik. Baginya, kritik yang disampaikan secara santun dan konstruktif merupakan bentuk kepedulian dan cinta terhadap daerah agar lahir berbagai terobosan demi terwujudnya Garut yang lebih maju dan berkelanjutan.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Wawan Nurdin, menyambut baik semangat tersebut. Ia menilai hubungan antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan harus dibangun melalui kolaborasi yang erat.
Menurutnya, peran LSM tidak hanya sebatas mengawasi dan mengkritisi kebijakan, tetapi juga harus menjadi mitra pemerintah dalam memberdayakan masyarakat. Ia pun mengimbau seluruh perangkat daerah di Kabupaten Garut untuk terbuka terhadap kritik yang disampaikan secara konstruktif.
Melalui peringatan Dies Natalis ke-11 ini, FPPG menegaskan komitmennya untuk terus berkarya, mengabdi, dan menginspirasi, sekaligus memperkuat peran pemuda sebagai penggerak pembangunan menuju Garut yang semakin maju.(*)

