Garutexpo.com – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mengungkapkan secara terbuka bahwa kinerja pengelolaan keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut masih perlu ditingkatkan. Meski realisasi penyerapan anggaran dinilai sudah baik, capaian pendapatan daerah masih berada pada kategori sedang berdasarkan hasil evaluasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati saat memimpin Rapat Koordinasi Keuangan dan Evaluasi Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Garut Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Ruang Rapat Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Garut, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Selasa (7/7/2026).
Rapat tersebut dihadiri oleh Pimpinan Kantor Cabang Bank bjb Garut, Sony Permana, Kepala BPKAD Kabupaten Garut Saeful Hidayat, serta para kepala dan perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
Dalam arahannya, Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa pengelolaan keuangan merupakan salah satu tolok ukur utama keberhasilan sebuah pemerintahan. Menurutnya, tata kelola anggaran yang transparan, efektif, dan efisien akan mencerminkan kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
“Pengelolaan keuangan yang transparan, efektif, dan efisien itu menjadi salah satu indikator keberhasilan suatu daerah,” tegas Bupati.
Berdasarkan hasil penilaian kinerja di tingkat Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Garut dinilai telah menunjukkan capaian yang cukup baik dalam realisasi penyerapan anggaran. Namun, dari sisi pendapatan daerah, performanya masih berada pada kategori sedang sehingga memerlukan berbagai langkah perbaikan.
Bupati mengapresiasi kerja keras seluruh perangkat daerah yang telah berkontribusi terhadap capaian tersebut. Namun, ia mengingatkan agar seluruh jajaran tidak cepat merasa puas.
Menurutnya, target Pemerintah Kabupaten Garut bukan sekadar berada di posisi “cukup baik”, tetapi mampu mencapai kategori terbaik dalam seluruh indikator pengelolaan keuangan.
“Itu adalah suatu prestasi yang harus kita apresiasi. Kemudian terima kasih teman-teman, tapi rasanya kurang cukup dan saya pengennya sih semuanya baik. Dan untuk mencapai kategori baik itu, harus dilakukan dengan pengendalian yang komprehensif dan signifikan,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, Bupati meminta seluruh SKPD memperkuat sistem pengawasan internal serta meningkatkan kualitas pelaporan terhadap setiap transaksi keuangan. Langkah tersebut dinilai penting agar pelaksanaan program pembangunan berjalan lebih tepat sasaran, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
Melalui evaluasi rutin ini, Pemkab Garut berharap mampu meningkatkan kualitas pengelolaan APBD, memperkuat pendapatan daerah, serta memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Kabupaten Garut.


